Antisipasi Pengereman Mendadak.
Dalam beberapa kasus, sering kita lihat
kejadian kecelakaan mobil yang disebabkan oleh faktor breaking (rem),
baik yang disebabkan oleh kendala fungsi rem yang tidak baik, ataupun
dikarenakan oleh faktor pengemudi yang tidak menguasai pengereman,
khususnya dalam kondisi darurat.Saat ini, teknologi rem sudah semakin
variatif dan modern, sehingga memudahkan penggunanya untuk
mengantisipasi pengereman mendadak.
Ilustrasi foto oleh www.kompas.com
Kaitannya dengan sisitim pengereman yang
masih menggunakan cakram (piringan), atau rem konvesional, pengguna
mobil harus memiliki wawasan mengenai kiat melakukan pengereman yang
baik, terlebih di saat darurat.
• Jangan panik jika menemukan kondisi
darurat. Dan keadaan melakukan pengereman mendadak, usahakan tetap dalam
keadaan tenang, dan lihat dengan cepat keadaan didepan dan dibelakang
mobil. Perhatikan juga jarak, agar bisa melakukan reflek yang baik
sehingga terhindar dari kecelakaan yang vital.
• Perhatikan jarak mobil depan dan
belakang dengan memanfaatkan spion dalam, kanan, dan kiri. Usahakan
cukup hanya melirik dan jangan menoleh, karena akan membuyarkan
konsentrasi selama detik – detik kondisi darurat tersebut.
• Jangan menginjak pedal rem dengan
menginjaknya habis, hal ini dapat mengunci sisitem pengereman, dan bila
sudah terkunci, maka setir akan susar dikontrol, sehingga kita tidak
bisa melarikan kendaraan ke badan jalan yang lebih luas dan aman.
• Bila menemukan keadaan yang darurat dan
butuh pengereman maksimal (khususnya rem yang masih menggunakan
cakram), lakukan pengereman secara bertahap dengan cara menginjak rem
berulang (seperti gerakan mengocok). Hal ini dapat menghindarkan
terkuncinya rem dan setir, sehingga Anda masih memiliki waktu untuk
melarikan arah laju mobil Anda untuk menghindari tabrakan yang ekstrem.
Dengan memahami beberapa hal tersebut
diatas, setidaknya dapat mengurangi efek cidera ataupun celaka yang
parah. ”intinya selain menguasai pengereman yang baik dan memahami
kondisi kendaraan, sebagai pengendara harus waspada dan memiliki respon
yang baik ketika melihat situasi yang membahayakan. Hal ini bisa
direalisasikan jika pengendara dalam kondisi tenang dan tidak panic,”
ujar Anjar Anjar Rosjandi T echnical and Warranty Department Head PT
Astra Daihatsu Motor. (RAO)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar